Kamis, 10 April 2014

POMPA IJEKSI DIESEL YANMAR

POMPA IJEKSI DIESEL YANMAR
A.    Teori umum
Motor diesel termasuk kelompok motor pembakaran didalam (internal coumbustion engine), yang beroperasi menggunakan bahan bakar solar. Bahan bakar dimasukkan keruang selinder dengan prinsip injeksi (seonarta, 1985). Pada motor diesel pembakaran bahan bakar terjadi secara spontan, karna bahan bakar disemprotkan ke dalam ruang selinder saat tekanan tinggi (pada saat kompresi tekanan dapat mencapai 55 kg/cm² dan suhu kompresi sekitar 600˚ C).

Untuk memenuhi proses pembakaran tersebut dibutuhkan komponen penunjang pembakaran, yakni system bahan bakar yang berbentuk khas. Mekanisme ini lah yang merupakan pembeda utama antara motor diesel dengan motor bensin.

B.     Karakterristik motor diesel
Dalam penyongsong era tinggal landas bangsa Indonesia sangat membutuhkan mesin-mesin mempunyai sifat mampu pakai disegala kondisi. Sifat mampu pakai adalah suatu ciri-ciri mesin yang dapat digunakan untuk berbagai fungsi dan kondisi lapangan.

Sifat ini sekarang sedang dikembangkan karana, sangat dibutuhkan konsumen. Untuk itu para ilmuan dan industriawan telah mengembangkan konstruksi motor diesel kecil. Sekarang motor diesel kecil dibuat lebih simple, kompak dan mudah di pindah-pindahkan (transportable). Karan motor ini mempunyai kemampuan pakai disegala jenis pekerjaan dan lapangan, maka motor ini dinamakan motor diesel yanmar.

Sejak dengan kenyatan di Indonesi ditemukan motor diesel yanmar yang banyak dipakai adalah berselindr tunggal dengan selinder horizontal. Karna it,  konstruksi motor diesel yanmar harus merupakan satu kesatuan antara mekanisme mesin denagn tangki bahan bakar, dan system pendinginan yang diletakkan diatas selinder. Konstuksi ini sesuai dengan kebutuhan, yakni bentuk yang kompak dan mudah di pndahkan.

Dari uarai diatas dapat dinyatakan bahwa motor diesel yanmar adalah motor diesel kecil. Motor diesel ukuran kecil mempunyaimdiameter silinder 60 mm sampai dengan 120 mm banayak dipergunakan di masyarakat, dengan demikian motor diesel yanmar adalah motor diesel kecil ynga berfungsi untuk kepentingan umum.

C.     Teori singkat pompa injeksi
Secara sederhana system bahan bakar pada motor diesel brfungsi untuk menyalurkan bahan bakar keruang bakar dengan takaran yang sesuai dengan kerja motor diesel tersebut. Komponen utama dari system bahan bakar empat tak silinder tunggal (horizontal) meliputi:
1.      tangki bahan bakar
2.      katup bahan bakar
3.      saringan bahan bakar
4.      pompa injeksi bahan bakar
5.      pipa penyalur dan pipa tekana tinggi
6.      injecktor (katup injeksi bahan bakar)
7.      mekanisme governor

 
Adapun fungsi dari masing-masing komponen system bahan bakar tersebut diatas meliputi:
a.       tangki bahan bakar berfungsi sebagai tempat penampung bahan bakar motor diesel
b.      saringan bahan bakar berfungsi untuk mrenyaring kotoran atau partikel-partikel kecil yang mengalir bersama bahan bakar, agar bahan bakar yang dialirkan kepompa injeksi bahan bakar benar-benar bersih.
c.       Mekanisme governor berfungsi untuk mengatur jumlah supalay bahan bakar ke injecktor sesuai dengan beban kerja mesin (putaran mesin).
d.      Pompa injeksi bahan bakar berfungsi untuk menaikkam tekanan bahan bakar melawan tekanan pegas katup injecktor. Sehingga proses penyemprotan bahan bakar dalam silinder berlangsung sempurna (bahan bakar berbentuk kabut/partikel kecil)
e.       Injector (pengabut) berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar bertekanan tinggi sekaligus membentuk parikel bahan bakar yang kecil (kabut) kedalam ruang bakar sehingga proses pembakaran dapat berlangsung dengan baiak.
Bagian-bagian dari elemen pompa
a.       Plunyer
                   Posisi plunyer menentukan variasi besar kecilnya penyaluran bahan bakar. Berikkut beberapa posisi dari plunyer:

1.      Tidak ada penyaluran bahan bakar
                   Ketika plunr begerak keatas, pinggir atas plunyer terbuka terhadap lubang barrel (barrel port) hingga control kelix membuka rubang barrel. Akibatnya tekanan tidak terjadi diruang tekanan, karanya tidak ada bahan bakar yang dapat disalurkan.

2.      Penyaluran bahan bakar sebagian
                   Ketika plunyer bergerak keatas, plunyer menutup lubang dan akan memulai menjalankan bahan bakar dari lubang yang ada dari posisi trtutup, tetapi penyaluran terhenti dengan terbukanya lubang barrel oleh contol helix sesaat kemudian. Gerakan pluyer pada periode penyaluran bahan bakar inilah yang disebut “ langakah efektif”.

3.      Penyaluran bahan bakar secara maksimal
                   Penyaluran bahan bakar maksimum akan trcapai saat plunyer samapai langakah efektif maksimum.
                   Bahan bakar terkompresikan dengan tekanan tinggi oleh plunyer mendorong delivery valve keatas dan bahan bakar menyambur keluar. Segera setelah bahan bakar terkompresikan dengan sempurna, delivery valve akan kembali pada posisi semula karan dorongan dari valve spring untuk menutup lubang bahan bakar (fuel passage), denagn demikian dapat mencegah kembalinya bahan bakar.
                        Delivery valave bergerak turun sampai permukaan valve seat ditahan dengan kuat. Selama langkah ini bahan bakar ditarik kembali dari injection pipe, seketika itu juga menurunkan residual pressure anatar delivery valve dan nozzle. Penarikan tersebut memiliki akhir penginjeksian dan sekali gus mencegah menetesnya bahan bakar setelah peninjeksian.
                   Pada bagian atas delivery valve spring dipasang dilivery valve stopper. Stopper membatasi terangkatnya delivery valave dan mencegah terjadinya valve surging pada putaran tinggi dan juga menurun kan dead valve antara delivery valve dan nozzle. Dengan demikian akan didapat fuel injection rate yang stabil.
                   Overflow dipasangkan pada bagian atas pompa yang berfungsi untuk menstabilkan temperature pada injection pump dan temperature distribusi. Untuk memastikan bahwa jumlah bahan bakar yang diinjeksikan pada tiap-tiap silinder selalu konstan. Valve bertipe seat ball, saat tekanan bahan bakar pada pompa melebihi nilai yang ditetapkan, maka valve terbuka sehingga bahan bakar akan kembali ke fuel tank.


D.    Komponen pompa injeksi dan fungsinya
Berikut nama-nama komponen, yang terdiri dari



                   Sebelum menjelaskan pembongkaran lebih lanjut, dapat kita ketahui bahwa tappet roller berhubungan langsung dengan puncak cam shaft, dimana pada saat engkol diputar, maka puncak cam shaft tesrsebut akan berhubungan langsung dengan tappet roller.
                   Control pinion akan berhubungan langsung dengan tuas gas, pada saat tuas gas ditarik maka contor pinion akan ikut juga bergerak, dan menngerakkan control rack, dan control rack juga memutar plunger.
E.     Cara kerja pompa injeksi satu silinder diesel yanmar



1.      Pada saat tuas gas diminimumkan
                   Bahan bakar akan masuk melalui lubang bahan bakar yang ada pada injection pump housing. Pada saat engkol diputar, maka puncak cam yang ada pada cam shaft yang berhubungan langsung dengan tappet roller dan akan mendorong tappet roller, pada saat itu juga tappet roller akan mendorong plunger bergerak kedepan.

                   Pada saat itu tidak ada supply bahan bakar ke injector, karna pada saat plunger berada pada titk mati bawah, lubang fid hold yang ada pada pada injection pump menutup lubang control groove yang ada pada plunger dan bahan bakar tiddak bisa mengalir ke injector.
2.      Pada saat putaran ideal
                   Bahan bakar akan mengalir melalui lubang bahan bakar yang ada pada injection pump housing, tuas gas ditarik pada posisi ideal dan control pinion juga ikut tertarik dan contol pinion yang berhubungan langsung dengan plunger dan akan menggeser posisi plunger. Pada saat plunger berda pada titik mati bawah maka bahan bakar akan menggalir ke lubang lubang fid hold.
                   Pada saat engkol berputar maka puncak cam  yang ada pada cam shaft akan mendorong tappet holder, dan tapet holder akan mendorong plungr dan bahan bakr yang ada dilubang control groove tersebut akan di supply  ke injector oleh plunger.
3.      Pada saat putaran tinggi (langkah efektif)
                   Putaran tinggi atau disebut juga dengan langakah efektif dimana pada saat plunger berada pada titik mati bawah dan lubang pengisian akan terbuka penuh dan bahan bakar masuk ke control grove dan mengisi penuh control grove.
                   Pada saat plunger bergerak yang digerakka oleh tappet roller garakan plungr tersebut sampai pada titik mati atas dan bahan bakar disupply kan ke injector lewat pipa tekanan tinggi, itu lah yang disebut dengan langkah efektif.
F.      Analisa kerusakan pompa injeksi diesel yanmar
                  
                   Kerusakan yang terjadi pada pompa injeksi diesel yanmar yang disebabkan oleh beberapa factor, dimana kemungkinan terjadi kebocoran pada pompa atau tersumbatnya aliran bahan bakar pada pompa. Ada beberapa cara untuk mengetahui kebocoran atau tersumbatnya aliran bahan bakar pada pompa injeksi diesel yanmar adalah sebagai berikut.
1.      Kebocoran pada pompa
                        Untuk mengetahui kebocoran atau tidaknya pada pompa injeksi diesel yanmar yaitu, rakit pomoa pada engine diesel yanmar dan lepaskan pipa tekanan tinggi pada engine. Selanjutnya tarik tuas gas se maksimal mungkin putar engkol berlahan-lahan satu sampai dua menit sambil menekan D- kompresi.
                        Setelah itu lihat dan perhatikan dengan seksama apakah bahan bakar keluar lewat adjusting pump housing atau tidak. Jika bahan bakar keluar atau menetes, berararti pompa dalam keadan baik, jika tidak ada bahan bakar yang keluar berarti terjadi krusakan pada pompa, ulangi kerja beberapa kali dua sampai tiga kali jika hisilnya sama berarti pompa benar-benar rusak. akibatnya engine tidak bisa hidup.
2.      Tidak ada bahan bakar keluar (tersumbat)
                        Untuk mengetahu tersumbat atau tidaknya pompa injeksi diesel yanmar yaitu, cara kerjanya hampir sama dengan menganalisa kebocoran pada pompa, dimana prbedaanya yaitu, tarik tuas gas kembali se minimal mumgkin. Putar engkol berlahan-lahan satu sampai dua menit sambil menekan D- kompresi.
                        Pada saat itu lihat dan perhatikan dengan seksama, apakah bahan bakar keluar lewat adjusting pump housing atau tidak. Ulangi kerja beberapa kali satu sampai dua kali. Jika bahan bakar tidak ada yang keluar berarti pompa dalam keadaan bagus. Jika bahan bakar keluar dari adjusting pump housing, berarti pompa dalam keadaan rusak atau terjadi kebocoran pada bahan bakar. Akibatnya mesin susah hidup, jika mesin hidup tidak bisa dikontor, putarannya selalu tinggi.

G.    Kesimpulan
                   Pada saat pemasangan pompa injeksi diesel yanmar ke engine yang harus di perhatikan adalah, tarik tuas gas ke posisi ideal atau separoh dari maksimum. Jika pemasangan masih sulit putar fly will hingga puncak cam shaft pada pada cam shaft tidak berhubungan dengan tappet roller.


Diposkan 10th October 2013 oleh     syafnilpasaman.


System-sistem Pneumatika

PEMBAHASAN
A.    System-sistem Pneumatika
Udara yang di manfaatkan adalah udara yang di ambil dari sekitar kita kemudian di tiup kan secara paksa kedalam tempat kedalam ukuran nya yang relative kecil.kita menempatkan udara setiap kali kita meniup sebuah balon atau memompa ban sepeda. Kita memanfaatkan udara, balon atau memompa ban sepeda bukanlah pekerjaan yang mudah , apalagi kalau banyak, karena itu ini di perlukan kerja yang cukup keras serta harus mengeluar kan tenaga yang berasal dari otot-otot kita.
Bila udara telah di manfaatkan kedalam sebuah balon atau ban, udara itu akan berusaha untuk kuluar lagi. Hal ini karena udara menyimpan hamper seluruh tenaga yang di gunakan untuk memasuk kan dengan paksa. Tapi, kalau balon itu kita lepaskan, tanaga atau energy yang di simpan pada udatra di dalam balon melesat seperti roket. Tenaga yang di simpan ini inilah yang melakukan kerja untuk menggerak kan balon.
Semua system yang menggunakan tenaga yang disimapan dalam bentuk udara yang di manfaatkan, serta dimanfaatkan untuk menghasilkan suatu kerja di sebut system peneumatika atau pneumatika system. (kata pneumatic berasaldari yang berarti udara atau angin).
Dalam bidang industry, udara yang di manfaatkan menggunakan pompa khusus yang di sebut kopresor yang di gerakkan oleh motor. Kompresor memanfaatkan udara kedalam sebuah tangki penyimpan yang yang kuat yang di sebut tangki penumpang atau receiver. Kalau motor yang di pakai adalah motor listrik, berarti tenaga yang di gunakan adalah tenaga listrik .tenaga listrik tersebut memebuat kompresor bekerja, dan hamper seluruh tenaga kini disimpan dalam receiver dalam bentuk udara yang di manfaatkan. Tenaga yang tersimpan itu selalu siap untuk di manfaatkan.

B.     Penggunaan Udara Yang di Manfaatkan Dalam Industry dan Kehidupan Sehari-hari
Setiap hari kita menemui berbagai jenis alat yang bekerja berdasarkan system udara yang di manfaatkan. Ban-ban pneumatic  pada mobil sering kali di isi dengan udara yang di manfaatkan menggunakan kompresor yang biasa terdapat pada tempat-tempat service kendaraan.bengkel bengkel kendaraan yang baik umum nyamemilik ialat-alat seperti bor, pengencang atau pelepas mur roda serta semprotan cat yang bekerja menggunakan udara yang di manfaatkan. Udara yang di manfaatkan juga pada bor-bor pneumatic yang di gunakan pada pekerjaan-pekerjaan perbaikan jalan dan pembangunan gedung-gedung yang di gunakan pada pekerjaan-pekerjaan pebaikan jalan dan pembangunan gedung-gedung. Dokter gigi menggunakan bor dengan system yang sama untuk mengebor gigi dengan kecepatan tinggi dan masih banyak yang lain nya yang di gunakan secara pneumatic.
Dalam bidang industry, kemponen-komponen pneumatic biasa di gunakan dalam system-sistem otomatis dan bagai proses produksi.komponen-komponen tersebut memungkin kan di lakukan nya otomatisasi pada proses-proses produksi seperti pengolahan bahan, pembuatankomponen mesin, pemasangan, dan pengepakan.

Gambar 1.3 Mesin pengisi kemasan di control secara pneumatic
Gambar 1.4 Kerekan pneumatic pada proses pencelupan di larutan yang berbahaya
Gambar 1.6 ‘Mengapa di kerjakan sendiri….. bila udara dapat melakukannya ??’


C.    Rangkaian symbol symbol pneumatic
Dalam diagram –diagram rangkaian pneumatic, di gunakan symbol – symbol untuk menunjukkan komponen –komponen yang di butuhkan, dan cara komponen-komponen tersebut saling di hubungkan.

D.    Tabung Gerak Tunggal (single – acting cylinder)
Komponen pneumatic yang paling penting adalah katup (valve) dan tabung (cylinder) katup katup berfungsi mengontrol tabung. Sedang tabung menghasilkan gaya (force) srtagerak linier (linier motion) untuk melakukan suatu kerja.
Tampak sebuah alat pneumatic, yaitu sebuah pompa ban sepeda .bilaudara di tiup kedalam melalui lubang keluar pompa, maka pegang pompa akan bergerak kesebelah kiri. sepeda yang di gunakan secara demikian, prinsip kerjanya sama dengan prinsip kerja sebuah tabung gerak tunggal pneumatic.
Gambar 1.8  Tabung gerak tunggal (diagram skematik)

Udara yang di manfaatkan di masukkan kedalam tabung . tekanan udara tersebut bekerja padapermukaan sebuah torak (piston), yang menghasilkan suatu gaya. Gaya itu menggerak torak kebagian bawah tabung. Pada turak terpasang sebuah batang torak yang menyambul kesebelah luar ujung tabung. Dengan bergeraknya torak, maka bergerak pula batang torak keluar tabung. Bila pemampatan udara di hentikan, sebuah pegas akan mendorong kembali torak itu ketempat semula.

E.     Penerapan tabung gerak tunggal
Tabung gerak tunggal terutama di gunakan untuk pekerjaan pekerjaan ringan yang tidak membutuhkan gaya serta gerak linier yang besar.Tabung gerak tunggal dapat digunakan untuk berbagai keperluan.


F.     Pengontrolan Tabung Gerak Tunggal dengan Katup 3 Lubang
Udara yang di manfaatkan di masuk kan kedalam tabung gerak tunggal melalui sebuah katup. Katup yang  paling sederhana adalah tuas buka/tutup, seperti pada tuas gas. Tuas buka /tutup (on/off tap) semacam ini tidak bisa di gunakan untuk  mengontrol tabung gerak tunggal.  Gambar1.12 memperlihat kan mengapa demikian.
Gambar; memperlihatkan menagapa demikian

Bila tuas di tutup kembali (Gamabar; 1.12c), udara mampat terjebak di dalam tabung. Pegas pada batang torak tidak mampu mendorong torak kembali sampai udara yang menghalangi nya dikeluarkan. Untuk di keluarkan sebuah katub khusus yang, bila di tutup atau dimatikan tetap memungkin kan keluar udara nya yang mampat terjebak. Katub khusus ini di sebut katub 3-lubang (3-port valve), katub ini mempunyai sebuah lubang untuk menerima suplai udara mampat, sebuah lubang kedua yang di hubungkan dengan tabung , dan sebuah lubang ketiga tempat lewat nya udara dari dalam tabung keluar keudara  bebas bila katup di tutup.
Simbola untuk  suplai udara mampat  (main air) adalah
Symbol untuk udara udara yang di keluarkan  (exhaust air) adalah
Hubungan denagan tabung  di gambarkan dengan symbol -----

Bila katub tiga 3-lubang dalam keadaan terbuka, pola aliran udara yang melaluinya di gambarkan  di gambarkan dengan symbol
Dalam hal ini aliran udara keluar tertutup, sementara suplai udara mampat dari tangki penampang (receive)  bias lewat.  Bila katub 3-lubang tertutub, pola aliran udara yang melaluinya dinyatakan dengan symbol
Dalam keadaan demikian suplai udara mampat tertutup, sedangkan udara yang sudah tidak terpakai bias keluar.

Untuk menggambar pola aliran dasar sebuah katub 3-lubang, kedua simbol di atas digambarkan menjadi satu:
Simbol lengkab di atas biasanya digambarkan dalam keadaan tertutup. Katup 3-lubang dapat di buka dan di tutup dengan menggunakan beberapa mekanisme.Sebagai contoh katup di buka menggunakan sebuah tombol tekan      dan di tutp mengunakan sebuah pegas spiral

Simbol-simbol mekanisme  tersebut  di tambahkan pada simbol pola aliran dasar Simbol-simbol à dan--0 selalu di tambahkan pada simbol pola aliran dasar sesuai dengan keadaan yang di timbulkannya , yaitu, bila katup dalam keadaan terbuka, maka dalam simbol-simbol itu di tambah kan pada bagian pola aliran terbuka. Simbol-simbol di tambahkan pada pola aliran tertutup Gambar 1.13 memperlihatkan sebuah simbol lengkap untuk sebuah katup 3-lubang yang menggunakan tombol tekan dan pegas.
Gambar 1.13 simbol BSI/ISO untuk katup tombol 3-lubang dengan pegas pembalik
Simbol dalam gambar 1.13
dapat di putar 18
Seperti pada gambar 1.14
Gambar1.14 simbol katup 3-lubang yang dirotasikan
Pada katup3-lubang model baru, lubang-lubang (ports) ditandai dengan nomor (gambar) 1,15a dan b). Udara mampat dihubungkan dengan lubang 1 pada katup. Hubangan dengan tabung melalui lubang 2. Angin buang keluar memalui lubang 3.










Gambar 1.15 (a) katup tombol 3-lubang dengan pegas pembalik

(b) simbol dengan lubang bernomor
(C) simbol dengan lubang diberi huruf
Pada katup-katup model lama, lubang-lubang di tandi dengan huruf (Gambar 1.15c).Udara mampat masuk melalui lubang A. Hubungan dengan tabung melalui lubang B. Angin buang keluar melalui lubang C.
Gambar 1.16 pengontrolan  tabung gerak tunggal dengan katup tombol 3-lubang.

Tabung gerak tunggal di hubungkan dengan katup 3-lubang menggunakan pipa atau selang plastic (Gambar 1.16). bila tombol pada katup 3-lubang ditekan, udara mampat akan mengalir melalui katp dan masuk ke dalam tabung. Ini berakibat bergerak nya batang torak ke luar tabung.
G.    Detail katup 3-lubang.
Sampai sekarang yang digunakan dalam diagram-diagarm kita adalah katup 3-lubang yang menggunakan tombol tekan serta pegas. Dibagian katup terdapat sebuah torak kecil, yang pada bagian bawah nya ada sebuah pegas halus. Bila anda menekan tombol katup, torak kecil akan bergerak ke bawah sehingga memungkinkan udara mengalir dari lubang 1 dan keluar melalui lubang 2. Kalau tombol di lepaskan, pegas akanmendorong balik torak kecil dan menutup  suplai udara dari lubang 1. Torak kecil ini bagian dalamnya berlubang, sehingga angin buang biasa lewat dan keluar melalui lubang 3 (Gambar 1.17).
Gamabar1.18 memperlihatkan bagaimana katup 3-lubang yang menggunakan tombol tekan digunakan untuk mengontrol sebuah tabung gerak tunggal. Bila tombol dalam posisi menutup atau off (gambar 1.18a), pegas pada katup penahan torak kecil erat-erat pada sebuah cincin penyekat (seal), sehingga aliran udara mampat dari lubang 1 terhalang. Dalam keadaan demikian torak tabung gerak tunggal berada dalam posisi negatif, karena ditahan oleh pegas. Udara yang terperangkap di belakang torak mengalir kedalam katup melalui lubang 2, terus melewati lubang di tengah torak kecil, dan selanjut nya keluar memalui lubang 3. Bila tombol di tekan, torak kecil akan menekan pegas katup. Udara mampat dari lubang 1 menagalir melalui lubang 2 dan masuk kedalam tabung.  Tekanan udara yang bekerja pada permukaan  torak memaksa torak untuk bergerak kearah positif atau melakukan outstroke. Degan gerak tersebut, torak menekan pegas dalam tabung. Udara yang terperangkap  di muka torak di buang ke luar melalui sebuah lubang ventelasi  di bagian depan tabung.
Gambar 1.18 Aliran udara melalui katup 3-lubang ke tabung gerak tunggal

H.    Detail Komponen
Udara bergerak keluar masuk tabung atau katup melalui lubnag-lubang khusus (ports). Lubang atau port yang di maksud di sini adalah lubang yang memiliki uliran (draat) di bagian dalam nya . Uliran pada lubang-lubang katp pada umumnya berukuran ’’ BSP atau’’ BSP (BSP=British Standartd pipe tread). Dalam pemakaiannya lubang-lubang katup tersebut perlu di lengkapi dengan adaptor dari jenis ‘plastikon’ yang sesuai ukurannya ( Gambar 1.19a ) kecuali untuk lubang-lubang pembuang.
Selang plastic dengan diameter luar 5mm biasa digunakan untuk menghubungkan katup dengan tabung . pada masing-masing ujung selang plastic dipasang sebuah mur penyengkram (nut assembly) dari jenis plastikon slimline (gambar 1.19a). Mur pencengkram ini di sekrup kan  pada adaptor untuk menghubungkan selang dengan katup atau tabung. Di dalam mur pencengkraman terdapat sebuah cincin karet  penyekat (seal) untuk menjamin agar sambungan tidak bocor. Periksalah selalu agar cincin karet tersebut terletak pada tempatnya dan betul-betul  mencengkeram pipa atau selang plastic.
Untuk membuat cabang pada pipa atau selang, kita bias menggunakan sebuah sambungan T (T-connector). Kalau dibutuhkan tiga cabang atau lebih bias digunakan dua sambungan T atau lebih. Untuk menyambung dua buah pipa  agar menjadi panjang, bisa digunakan sambungan lurus (tube-to-tube connector).
Selain dengan tombol tekan, katup 3-lubangbisa juga menggunakan  mekanisme lain seperti roller-trip dan plunger,(Gambar 1.20), namun mekanisme  penahan toraknya tetap sebuah  pegas. Pada prakteknya, dalam pemakaian, ketika jenis katup tersebut dapat saling di tukarkan.
Gambar 1.20 (a) katup 3-lubang beroda  (b) katup 3-lubang dengan plunger
Tabung gerak tunggal sendiri ada dua macam, yaitu tabung dengan pegas penahan dibagian batang torak dan tabung dengan pegas penahan bukan pada bagian  batang torak (Gambar 1.21). Pemilihannya disesuaikan dengan makdud penggunaannya.


I.       Pengontrolan Tabung Gerak Tunggal dari Dua Tempat.
Gambar 1.22 pengontrolan tabung gerak tunggal menggunakan dua katup 3-lubang.

Seringkali pengontrolan terhadap tabung gerak tunggal perlu dilakukan dari dua tempat . Hal ini dapat melakukan dengan menggunakan dua buah katup tiga lubang dan di perlukan sebuah komponen tambahan dalam rangkaian tersebut yang dinamakan katup ulang-alik atau  shuttle valve (Gambar 1.23). sebuah sambungan T bias tidak dapat digunakan untuk maksud ini, karena pada tombol pada katup A tekan , maka udara mampat yang di lepaskannya akan keluar melalui lubang pembuang katup B. katup ulang-alik berfungsi mengarahkan udara dari katup  A tadi ke dalam tabung, dan menutup aliran udara ke katup B ( Gambar 1.22)
Di sebelah dalam katup ulang-alik (Gambar 1.23c) terdapat sebuah piringan kecil. Bila ada udara bertekanan mengalir dari salah satu sisi katup, piringan tersebut akan bergerak ke sisi katup, piringan tersebut akan bergera ke sisi berlawanan dan menyekat lubang di sisi itu.
Kalau katup A dalam Gambar 1.22 di lepaskan dan katup B di tekan, piringan dalam katup ulang-alik akan menyekat lubang masuk dari katup A sehingga memungkinkan udara mengalir menuju ke tabung dari katup B.












DAFTAR PUSTAKA

PENGANTAR ILMU TEKNIK PNEUMATIKA
Peter patient . Roy picup . Norman Powell

Penerbit PT GRMEDIA, JAKARTA